Pendahuluan Perkembangan teknologi global dalam dua dekade terakhir bergerak sangat cepat, bahkan melampaui kemampuan sebagian besar manusia untuk memahami dampak jangka panjangnya. Dunia tidak hanya diperkenalkan pada kecerdasan buatan (AI), internet of things, dan blockchain, tetapi juga pada sebuah konsep baru bernama metaverse . Bersamaan dengan itu, World Economic Forum (WEF) memperkenalkan agenda Global Collaboration Village , sebuah proyek kolaborasi global berbasis dunia virtual. Di permukaan, semua ini dipromosikan sebagai kemajuan peradaban manusia: kolaborasi tanpa batas, inklusivitas, efisiensi, dan keberlanjutan. Namun bagi mereka yang mempelajari eskatologi Islam, muncul pertanyaan mendasar: apakah ini sekadar kemajuan teknologi, atau bagian dari agenda besar yang telah lama diperingatkan dalam nash dan hadits tentang akhir zaman? Metaverse sebagai Infrastruktur Peradaban Baru Istilah metaverse berasal dari dua kata Yunani, meta (melampaui) dan verse (dunia). Secar...
Media edukasi sejarah dan akhir zaman yang membahas peradaban dunia, sejarah Islam, tanda-tanda kiamat, dan peristiwa penting berdasarkan sumber tepercaya.